PCNU Boyolali Sosialisasikan dan Bentuk KBIHU NU Boyolali Kecamatan Gladagsari

Gladagsari-PCNU Kabupaten Boyolali mendapatkan amanah untuk menata organisasi ternasuk KBIH NU Arofah. Dalam rangka penataan KBIH NU Arofah ditemukan ada dua badan hukum. Dimana badan hukum tahun 2002 yang mana para pendiri KBIH NU Arofah didirikan oleh para pengurus NU yang mendirikan atas nama pengurus NU bukan atas nama pribadi. Kemudian ada badan hukum tahun 2018 menggunakan nama NU tetapi didirikan bukan atas nama NU tanpa sepengetahuan Pengurus PCNU Boyolali tetapi warga NU selama ini diarahkan untuk masuk KBIH Arofah. Demikian disampaikan oleh Sekretaris PCNU Boyolali, Imron Hartomo, saat mensosialisasikan KBIH NU Boyolali di MWCNU Gladagsari, Kamis (14/5).

Lebih lanjut Imron menjelaskan bahwa PCNU Boyolali telah mengajak KBIH NU Arofah untuk melakukan rapat lebih dari delapan kali tetapi sampai akhir 2025 tidak ada titik temu. Sesuai amanah Musker 2 PCNU Boyolali bila tidak ada titik temu, maka PCNU Boyolali diamanahkan untuk membentuk KBIHU baru yang berada dibawah PCNU Boyolali.

“Amanah Musker 2 PCNU Boyolali itulah yang menjadi dasar Kami membentuk KBIHU yang diberi nama KBIHU NU Boyolali. Mengenai KBIH NU Arofah yang sampai saat ini masih menggunakan nama NU dan beralamat di Kantor PCNU Boyolali, Forum MWCNU Boyolali akan melakukan somasi dan apabila somasi tidak diindahkan akan diteruskan ke proses hukum lebih lanjut,” tegas Imron.

Selanjutnya untuk pembentukan KBIHU NU Boyolali Kecamatan Gladagsari dipimpin oleh Ketua Tanfidziah MWCNU Gladagsari Kyai Rosyidi dengan menunjuk Kyai Abdul Manan sebagai Ketua KBIHU NU Boyolali Kecamatan Gladagsari.

“Insya Allah nanti dalam waktu dekat kelengkapan pengurus KBIHU NU Boyolali Kecamaran Gladagsari akan Kami lengkapi,” ungkap Rosyidi. (hd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *