MWC NU KLEGO-Usai melaksanakan sosialisasi Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah di MWC NU Andong, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama ((PCNU) Kabupaten Boyolali bergeser ke MWC NU Klego Sabtu 23 Mei 2026 siang. Agendanya sama yakni sosialisasi dan sekaligus pembentukan KBIHU NU tingkat kecamatan.
Sebagai ketua KBIHU NU Kecamatan Klego adalah KH. Martono. Peserta sosialisasi dari unsur pengurus MWC NU Klego, perwakilan pengurus ranting, anak ranting dan banom menyatakan secara aklamasi memilih KH. Martono. Dalam sambutannya, pihaknya meminta waktu untuk melengkapi pengurus hingga tingkat bawah.
Ketua Tanfidziyah PCNU Boyolali KH. Iqbal Mulyanto menjelaskan kepada para pengurus NU, mulai tingkat MWC hingga anak ranting dan banom bahwa NU harus segera merapikan barisan. Sebab, yang dikelola adalah bukan hanya kegiatan sosial jamaah tapi juga bersama-sama membangun ekonomi untuk kesejahteraan umat.
“Maka saya mengajak, mari bersama-sama menata tata kelola organisasi. KBIHU ini nanti sebagai badan usaha milik NU untuk semua jamaah. Tidak untuk pribadi,” tegasnya.
KH. Muhdi Zamru, selaku Plh Rois Suriyah PCNU Boyolali, menyatakan dalam sambutannya bahwa setahun penuh pengurus disibukkan dengan upaya penyelesaian polemik KBIH yang pada akhirnya berbentuk yayasan milik perseorangan. Lantas, untuk KBIHU NU yang baru ini dibentuk dengan dasar organisasi, standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, sehingga tidak mudah diklaim secara pribadi.
“Pembentukan KBIHU NU yang baru ini solusi tepat setelah pengurus berupaya menyelesaikan melalui musyawarah. Tapi pertemuan sebanyak sembilan kali tidak selesai, maka pengurus memutuskan membentuk sendiri,” paparnya. (*)
