
Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Musuk menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh lembaga, badan otonom (Banom), serta masyarakat nahdliyin se-Kecamatan Musuk dengan penuh semangat kebersamaan dan religiusitas.
Rangkaian acara dimulai pada Minggu, 19 Oktober 2025, dengan kegiatan penanaman pohon dan palawija yang bertempat di Kebun MWC NU Musuk sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian warga nahdliyin terhadap kelestarian lingkungan dan kemandirian ekonomi umat.
Selanjutnya, pada Selasa, 21 Oktober 2025, dilaksanakan ziarah tokoh penggerak NU Musuk ke beberapa makam tokoh berpengaruh seperti Mbah Anwar Sirot di Mlambong Sruni, Mbah Harun di Sukorejo, dan Kebonluwak Ringinkarik mulai pukul 15.00 WIB. Ziarah ini menjadi wujud penghormatan dan teladan bagi generasi muda terhadap perjuangan para ulama dan pendiri NU di wilayah Musuk.
Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan simaan Al-Qur’an, pembacaan Maulid Diba’, dzikir, dan tahlil yang berlangsung di Gedung MWC NU Musuk pukul 19.00 WIB hingga selesai. Suasana khidmat dan penuh keberkahan menyelimuti kegiatan ini sebagai bentuk syukur atas perjuangan para santri dan ulama.

Puncak acara digelar pada Rabu, 22 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Santri Nasional. Kegiatan diawali dengan upacara peringatan Hari Santri 2025 yang dilanjutkan dengan kenduren tasyakuran di halaman Gedung Griyo Seno mulai pukul 07.00 WIB. Acara ini juga dimeriahkan dengan kegiatan Guyub Sedekah Tumpeng dari berbagai lembaga dan banom, di antaranya MWC NU, PAC Muslimat NU, PAC Fatayat NU, MTS NI, MI Miftahul Ulum, MI Badrissalam, MI Musuk, serta ranting Muslimat se-Kecamatan Musuk.
Kemeriahan semakin lengkap dengan penampilan Reog Lesbumi dan IPNU Cluntang, yang menjadi bentuk ekspresi seni budaya santri dalam semangat kebangsaan.
Sebelum acara utama, seluruh nahdliyin juga diimbau untuk melaksanakan ziarah ke makam orang tua atau leluhur masing-masing sebagai bentuk penghormatan dan doa bersama.
Rangkaian Hari Santri 2025 di MWC NU Musuk menjadi bukti nyata semangat kebersamaan, religiusitas, dan nasionalisme warga nahdliyin. Melalui momentum ini, santri diharapkan terus berperan aktif dalam menjaga ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah, membangun masyarakat yang berakhlak, serta turut andil dalam mewujudkan Indonesia yang berperadaban dan bermartabat.
